Inhil Berjaya dan Gemilang 2025
Berada di posisi teratas sebagai daerah termiskin di Provinsi Riau, tidak membuat saya menerima pasrah posisi itu. Walaupun indikator penetapannya masih bisa diperdebatkan, akan tetapi, saya tidak mau memperdebatkan soal hasil riset itu, yang harus saya lakukan adalah bertindak cepat untuk mengatasinya. Untuk bertindak kita perlu perencanaan yang matang, kemana arah tindakan itu dan apa yang dilakukan untuk mencapainya.
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir telah menyelesaikan penyusunan Rancangan Akhir Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) 2006-2025. Secara sistematis dalam buku RPJP diuraikan kondisi, analisis dan prediksi daerah, visi, misi dan arah pembangunan serta kaidah pelaksanaannya.
Beranjak dari kondisi masyarakat Inhil saat ini, tantangan yang dihadapi dalam 20 tahun mendatang, serta perhitungan modal dasar yang dimiliki oleh masyarakat, maka visi Pembangunan Inhil adalah “Inhil Berjaya dan Gemilang 2025.”
Berjaya adalah suatu keberhasilan dalam mencapai keadaan yang lebih baik, makmur, adil dan sejahtera sebagai sebuah prestasi di segala bidang. Untuk mewujudkannya, saya mengajak kita semua untuk berikhtiar dan bekerja keras secara bersama-sama dari seluruh komponen masyarakat dan pemerintah Inhil. Tentunya berlandaskan pada nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, nilai kebudayaan Melayu yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat, nilai dan norma hukum yang berlaku.
Gemilang sebagai sebuah kemajuan yang hebat akan dicapai melalui pengelolaan yang lebih baik terhadap system perencanaan, pelaksanaan, pengawasan pembangunan yang bersinergi, sistematis dan konseptual antara pemerintah dengan seluruh stakeholders. Semua itu akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat struktur perekonomian daerah, penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan politik yang semakin berkualitas, dan berkembangnya tatanan sosial dan budaya masyarakat.
Dalam rangka mewujudkan visi tersebut, juga ditetapkan Misi Kabupaten Inhil, yakni; (1) Mewujudkan daya saing daerah, (2) Mewujudkan suasana kehidupan masyarakat dan penyelenggara pemerintahan yang demokratis, (3) Mewujudkan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, (4) Mewujudkan suasana aman, damai dan harmonis yang bermoral, beretika dan berbudaya, dan (5) Mewujudkan daerah yang memiliki peran penting pada tingkat regional, nasional dan internasional.
Lalu, apa sasaran pokok pembangunan yang akan kita capai pada tahun 2025? Saya tidak dapat menguraikan lebih rinci, namun diantaranya adalah pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan mantap sehingga pendapatan perkapita pada tahun 2006 mencapai US$ 3.500 dengan tingkat pengangguran yang rendah dan jumlah penduduk miskin paling tinggi 10%, meningkatnya mutu sumberdaya manusia yang ditandai dengan meningkatnya index pembangunan manusia (IPM), seimbangnya laju pertumbuhan penduduk dengan pertumbuhan ekonomi, tersedianya jaringan infrastruktur perhubungan yang handal dan terintegrasi, terbangunnya struktur perekonomian daerah yang kokoh yang berbasis pada ekonomi masyarakat dan potensi sumberdaya alam. Untuk pelayanan publik kita menetapkan peningkatan profesionalisme aparatur pemerintah daerah.
Keberpihakan pembangunan di Inhil kepada masyarakat menjadi prioritas saya dengan wujud program desa mandiri. Saya selalu mengingatkan pejabat pemerintah daerah harus ikhlas berbagi peran dengan masyarakat. Masyarakat pun harus menerima dan melaksanakan kepercayaan itu dengan baik dan benar. Sehingga akan terbangun kepercayaan kuat antara pemerintah dan masyarakat. Kepercayaan itulah yang harus kita jaga dalam kondisi bagaimanapun. Semoga.

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda